Ini Pengakuan Terduga Pelaku KDRT Tega Aniaya Istri Di Payakumbuh

- Editor

Rabu, 2 Juli 2025 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, —  Pengakuan mengejutkan diungkapkan HS,  terduga pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap Istrinya WP (36) yang merupakan seorang pengajar di Sekolah Swasta di Kecamatan Payakumbuh Barat. HS yang diserahkan pihak keluarga (sebelumnya ditulis ditangkap Polisi) ke Mapolres Payakumbuh pada Rabu pagi 2 Juli 2025 mengakui melakukan penganiayaan karena dituduh mencuri uang, perhiasan dan Handphone milik saudara korban.

Karena dituduh mencuri, terjadi cekcok antara suami istri, sehingga HS nekad menganiaya istrinya saat korban tidur dengan cara dipukul menggunakan palu besi pada Senin 30 Juni 2025 dinihari di Nagari Sungai Beringin Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota.

Meski marah karena dicurigai melakukan pencurian uang milik kakak korban, di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Payakumbuh, HS akhirnya mengakui memang mencuri uang dan barang lainnya milik saudara istrinya itu.

Baca Juga :  Wagub Vasco Ruseimy Resmi Dilantik Sebagai Ketua IPSI Sumbar

” Terduga pelaku melakukan pencurian uang saudara korban, kemudian korban WP merasa curiga hingga berujung cekcok antara suami istri dan berujung KDRT,” Ucap Kapolres Payakumbuh, AKBP. Ricky Ricardo melalui Kasat Reskrim, AKP. Wiko Satria Afdhal didampingi KBO Satreskrim, IPTU. Duasa dan Kanit PPA, IPTU. Hendra Gunawan, Rabu sore 2 Juli di Mapolres Payakumbuh.

Lebih jauh AKP. Wiko menjelaskan, akibat KDRT tersebut korban WP menderita luka dibagian kepala dan telinga hingga harus menjalani operasi.

” Hubungan korban dengan terduga pelaku merupakan suami istri yang sah. Untuk kondisi terakhir luka dibagian telinga dan kepala. Untuk aksi pemukulan/KDRT dilakukan saat korban tidur,” jelasnya.

Baca Juga :  Antarkan Sabu dari Aceh ke Padang, Kurir Narkoba Diupah Rp 13 Juta per Kg

Pasca kejadian, karena merasa takut terduga pelaku melarikan diri.

” Setelah kejadian itu (KDRT), terduga pelaku merasa takut dan melarikan diri dan bersembunyi dirumah saudaranya di Kecamatan Pangkalan Kabupaten Limapuluh Kota. Hingga kini kita terus melakukan penyelidikan mendalam,” tambahnya.

Selain terduga pelaku, Polisi juga telah mengamankan sejumlah Barang Bukti (BB), Diantaranya Palu besi, Sweater berlumuran darah serta sarung bantal.

Sementara terkait adanya dugaan pelaku menggunakan Narkoba, AKP. Wiko mengatakan pihaknya masih fokus terhadap KDRT.

” Kalau sejauh ini kita belum melakukan pendalaman untuk itu (Narkoba), kita fokus terhadap perkara KDRT.” Tutup perwira dengan pangkat tiga Balok dipundak itu.(*)

Berita Terkait

Febriadi Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi
Afviandi: Idulfitri Momentum Kembali Fitrah dan Menguatkan Kepedulian Sosial
Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan
Amanah Zakat Umat Tersalurkan, BAZNAS Payakumbuh Distribusikan Sembako Rp574 Juta
Ryan Made Hanesty Koordinir Penyaluran 10 Ton Beras Bantuan Arisal Aziz di Payakumbuh
Ryan Made Hanesty Gelar Reses di Dapil III, Serap Aspirasi Warga Payakumbuh Timur dan Selatan
Tim Safari Ramadhan DPW NasDem Sumbar Sambangi Payakumbuh, Perkuat Soliditas Kader
Buka Puasa Bersama Wartawan, Zeki Oktariza Karina Ajak Media Kawal Pembangunan Payakumbuh

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:04 WIB

Febriadi Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

Kamis, 19 Maret 2026 - 07:33 WIB

Afviandi: Idulfitri Momentum Kembali Fitrah dan Menguatkan Kepedulian Sosial

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:50 WIB

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:52 WIB

Amanah Zakat Umat Tersalurkan, BAZNAS Payakumbuh Distribusikan Sembako Rp574 Juta

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:12 WIB

Ryan Made Hanesty Koordinir Penyaluran 10 Ton Beras Bantuan Arisal Aziz di Payakumbuh

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB