Payakumbuh || Kegiatan manasik haji bagi peserta didik TK dan KB se-Kecamatan Payakumbuh Barat berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias, Rabu (05/02/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan praktik ibadah kepada anak sejak usia dini melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, S.Pd., M.S.E., Kepala Bidang PAUD Mirawati, S.Pt., M.Pd., serta para pengawas satuan pendidikan. Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Dalam sambutannya, Nalfira menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, serta orang tua yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa kegiatan manasik haji bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang membentuk karakter anak.
“Melalui praktik manasik haji, anak-anak tidak hanya mengenal rukun Islam secara teori, tetapi juga belajar langsung nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, kebersamaan, dan ketaatan dalam beribadah,” ujarnya.
Kegiatan ini dirancang menyerupai pelaksanaan ibadah haji yang sesungguhnya, mulai dari penggunaan pakaian ihram, simulasi tawaf mengelilingi miniatur Ka’bah, hingga prosesi sa’i. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan bimbingan para guru.
Selain memberikan pengalaman spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi anak, seperti melatih kesabaran, ketertiban, serta kerja sama antar teman. Orang tua yang turut hadir pun tampak bangga melihat anak-anak mereka mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, nilai-nilai keagamaan dapat tertanam kuat dalam diri anak sejak dini, sehingga menjadi bekal dalam kehidupan mereka di masa mendatang.(rio)









