Alex Indra Lukman: Program ‘Sawah Bapokok Murah’ Solusi Capai Swasembada Pangan

- Editor

Kamis, 26 Juni 2025 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman mendorong metode pertanian “Sawah Bapokok Murah” dapat menjadi sebuah solusi untuk mencapai target swasembada pangan. Alex memandang metode yang dilakukan pada program tersebut ini dinilai mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen secara signifikan.

“Program ini sudah lama kami perjuangkan karena terbukti efisien. Biaya tanam jauh lebih hemat dan hasilnya lebih besar jika dibandingkan dengan metode konvensional,” ungkap Alex dalam Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat, Sabtu (21/6/2025).

Baca Juga :  Universitas Dharma Andalas Raih Juara 3 dalam Ajang IEOM 2025 UNP, Bawa Pesan Keindahan Ramadan Lewat Lomba Nasyid

Menurut Politisi Fraksi Partai PDI Perjuangan tersebut, melalui peninjauan secara langsung oleh Komisi IV DPR RI, diharapkan menjadi langkah awal untuk menjadikan metode tersebut sebagai program strategis nasional. Hal ini sejalan dengan misi utama dalam Asta Cita Presiden Prabowo yaitu mewujudkan swasembada pangan.

“Kami berharap metode ‘Sawah Bapokok Murah’ bisa menjadi bagian dari intensifikasi dan diterapkan di seluruh kabupaten/kota di Indonesia,” harapnya.

Secara teknis lanjut Alex, metode dalam Sawah Bapokok Murah yaitu menggunakan jerami bekas panen sebagai media semai benih, alih-alih membakar atau membuangnya. Selain ramah lingkungan, jerami yang tidak dibakar juga menciptakan ekosistem alami seperti habitat belut, yang pada akhirnya bisa menambah sumber penghasilan tambahan bagi petani.

Baca Juga :  Warga dan Santri di Agam Gotong Royong Perbaiki Akses Jalan Rusak Akibat Banjir Lahar Dingin Marapi

“Setelah kami pelajari dan kembangkan cukup lama, metodologi ini sangat bermanfaat. Sekarang tinggal bagaimana kita dorong agar diadopsi secara nasional,” tambah Alex.

Untuk itu Alex berharap diperlukan dukungan lintas kementerian yang dalam hal ini Kementerian Pertanian  guna mempercepat implementasi dalam skala luas dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan nasional dari hulu hingga ke hilir.(rb/*)

Berita Terkait

Banjir Bandang Kembali Terjang Muaro Pisang, Jalur Lubukbasung–Maninjau Putus Total
Gunung Marapi Erupsi Pagi Tadi, Abu Vulkanik Terpantau di Wilayah Batu Palano
Harimau Dilaporkan Muncul Melintasi Jalan di Palupuh, BKSDA Turunkan Tim Penanganan
Wanita Lansia Ditemukan Tewas Membusuk
Ratusan Siswa Keracunan MBG di Agam, LBH Padang Desak Negara Harus Bertanggung Jawab
110 Siswa Keracunan MBG di Kabupaten Agam, Pemkab Tetapkan KLB dan SPPG Ditutup Sementara
LBH Padang Soroti Dugaan Pelanggaran HAM pada Kasus Nur Amira
“Saya Hanya Punya Ibu”: Jeritan Hati Seorang Anak Bernama Zahira agar Sang Ibu Tak Dideportasi

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 18:55 WIB

Banjir Bandang Kembali Terjang Muaro Pisang, Jalur Lubukbasung–Maninjau Putus Total

Selasa, 14 Oktober 2025 - 19:16 WIB

Gunung Marapi Erupsi Pagi Tadi, Abu Vulkanik Terpantau di Wilayah Batu Palano

Selasa, 14 Oktober 2025 - 07:28 WIB

Harimau Dilaporkan Muncul Melintasi Jalan di Palupuh, BKSDA Turunkan Tim Penanganan

Senin, 13 Oktober 2025 - 23:14 WIB

Wanita Lansia Ditemukan Tewas Membusuk

Kamis, 2 Oktober 2025 - 19:09 WIB

Ratusan Siswa Keracunan MBG di Agam, LBH Padang Desak Negara Harus Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB