PADANG || Genderang menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar) 2026 resmi ditabuh. Tahapan awal ajang olahraga terbesar di Ranah Minang tersebut kini mulai menyapa ruang publik melalui sosialisasi masif di berbagai titik strategis.
Sebagai langkah pembuka, baliho-baliho berukuran besar mulai terpasang di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman. Pemasangan ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumbar tentang penyelenggaraan Porprov 2026, sekaligus amanat Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Sumbar yang digelar pada Desember 2025 lalu.
Wakil Ketua Umum VI KONI Sumbar, Revdi Iwan Syahputra, mengatakan bahwa pemasangan alat peraga sosialisasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi membangun kesadaran publik sejak dini.
“Ini fase awal agar Porprov benar-benar terasa kehadirannya di tengah masyarakat. Setelah Padang dan Padang Pariaman, sosialisasi akan diperluas secara bertahap ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat,” ujar pria yang akrab disapa Ope, di Padang, Jumat (2/1/2026).
Menurut Ope, kepastian hukum melalui SK Gubernur memberikan rasa aman bagi seluruh pemangku kepentingan, baik penyelenggara maupun peserta. Selain itu, Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, juga menegaskan bahwa sosialisasi Porprov harus melibatkan seluruh elemen, agar semangat olahraga menjalar hingga ke tingkat akar rumput.
Antusiasme menyambut Porprov 2026 pun terus menguat. Dukungan dari para kepala daerah, baik bupati maupun wali kota se-Sumatera Barat, mulai mengalir. Komitmen tersebut mencakup pembinaan atlet, kesiapan venue pertandingan, hingga dukungan kebijakan dan anggaran daerah.
“Porprov bukan agenda tunggal KONI. Ini kerja besar bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Sinergi antara KONI kabupaten/kota dengan kepala daerahnya menjadi kunci sukses pelaksanaan Porprov 2026,” tegas Ope.
Lebih lanjut, KONI Sumbar menargetkan standar tinggi pada pelaksanaan Porprov kali ini. Ajang tersebut tidak hanya difokuskan pada perolehan prestasi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan atlet di daerah.
Target akhirnya jelas, yakni melahirkan atlet-atlet potensial yang siap mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional hingga internasional.
“Kita ingin Porprov 2026 berjalan bermartabat dan berkualitas. Sosialisasi melalui baliho ini menjadi simbol awal semangat melahirkan prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.(rio)









