Keterbatasan APBD, Pemko Payakumbuh Jemput Anggaran Pusat Untuk Pembangunan Infrastruktur Kota

- Editor

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh Lipsus || Dari tahun ke tahun porsi anggaran untuk pembangunan infrastruktur Kota Payakumbuh yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) terus menipis. Terutama pada Dinas PUPR Kota Payakumbuh.

Menoreh kebelakang, 5 tahun lalu, anggaran pada dinas tersebut masih berkisar Rp 100 Miliar lebih. Tetapi tahun 2026 ini malah jauh menyusut, lebih dari separuh. Yakni diangka sekitar Rp 40 Miliar saja.

Dengan keterbatasan anggaran tersebut, tidak membuat Dinas PUPR kehilangan akal untuk terus membangun Kota Payakumbuh agar perwajahan kota jauh lebih tertata bagus.

Walikota Payakumbuh dokter Zulmaeta melalui Kepala Dinas PUPR Muslim pada Selasa (2/1) mengatakan, apabila hanya mengandalkan APBD kota saja untuk membangun infrastruktur, pasti tidak akan cukup.

Karena itu, dirinya terus berupaya mencari dana lain agar pembangunan kota terus berkesinambungan. Salah satunya dengan menjemput anggaran pusat, mendatangi kementerian-kementerian dengan harapan bisa membawa pembagian “kue” pusat  ke daerah.

Ke pemerintah pusat, Dinas PUPR Kota Payakumbuh tidak hanya datang-datang saja, melainkan membawa dokumen yang berisikan usulan dalam pembangunan Kota Payakumbuh.

Baru-baru ini, Dinas PUPR Kota Payakumbuh selesai mendatangi Kementerian PU untuk mengantarkan sulan yang sangat prioritas dan mendesak saat ini. Yaitu usulan pembangunan ulang Pasar Pusat Pertokoan Kota Payakumbuh pasca kejadian kebakaran.

” Saat ini, kita tengah melaksanakan proses penyiapan readiness criteria sesuai persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perdagangan sebagai langkah awal agar pembangunan kembali pasar dapat segera direalisasikan,”ujar Muslim.

Bagaikan gayung bersambut, kunjungan  itu, dibalas langsung Menteri PU Dody Hanggodo. Orang nomor satu di kementerian tersebut datang langsung ke Kota Payakumbuh sebagai bentuk dukungan nyata dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Petani Limapuluh Kota Desak Mentan Amran Sulaiman Segerakan Program Hilirisasi Produk Gambir

Itupun menjadi sinyal kuat komitmen dan perhatian Kementerian PU terhadap rencana pembangunan kembali Pasar Pusat Pertokoan Kota Payakumbuh, sekaligus memberikan dorongan percepatan penyelesaian dokumen teknis dan readiness criteria yang dibutuhkan. Rencananya ada sekitar Rp 200 Miliar APBN untuk pembangunan dan penataan kembali pasar yang terbakar.

Awal 2026, satu proyek prioritas selesai dibangun, nilainya pun sangat fantastis mencapai Rp 42 Miliar. Yaitu lanjutan normalisasi sungai Batang Agam hingga pengaspalan jalan di Kecamatan Payakumbuh Barat. Dimulai dari hulu Jembatan Sutan Syahril sepanjang 1,2 km.

Diakui Muslim, mengusulkan kegiatan normalisasi Sungai Batang Agam oleh Dinas PUPR Kota Payakumbuh ke pemerintah pusat telah dimulai sejak 2013 hingga 2025 dan akan terus berlanjut.

“Hingga saat ini, total anggaran yang sudah direalisasikan untuk normalisasi Batang Agam lebih kurang Rp 300 Miliar. Meliputi pembebasan lahan dari APBD Kota Payakumbuh sebesar Rp53 Miliar dan pembangunan fisik normalisasi sungai sebesar Rp250 Miliar yang bersumber dari APBN maupun APBD,”ujar Muslim.

Tahap selanjutnya yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh adalah lanjutan normalisasi sungai Batang Agam dari hulu Jembatan Sutan Syahril menuju Jembatan Surabaya. Kegiatan ini merupakan kelanjutan pekerjaan yang telah dimulai pada tahun 2025, dengan usulan anggaran sebesar Rp190 Miliar, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sungai, mengurangi risiko banjir, serta melindungi kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat.

“Selain itu, tahapan lanjutan normalisasi Sungai Batang Agam di Kecamatan Payakumbuh Timur juga tetap menjadi prioritas Pemerintah Kota Payakumbuh, dengan estimasi kebutuhan anggaran pembebasan lahan hingga pelaksanaan normalisasi sebesar ±Rp 600 hingga 700 Miliar,”ujarnya lagi.

Baca Juga :  Seluruh Jemaah Haji Embarkasi Padang Sudah Diterbangkan ke Tanah Suci

Kemudian, upaya penanganan permasalahan persampahan perkotaan ,  Dinas PUPR mengajukan pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Padang Karambia dengan usulan anggaran sebesar Rp 254 Miliar, sebagai upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Pada sektor sumber daya air, diusulkan rehabilitasi jaringan irigasi pada Daerah Irigasi (DI) Tobek Kincia, DI Bandar Darek, dan DI Batang Pulau dengan total usulan anggaran sebesar Rp8,5 miliar, guna meningkatkan keandalan irigasi, produktivitas pertanian, serta ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, pada bidang pelayanan dasar air bersih, Dinas PUPR mengusulkan pembenahan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Payakumbuh, meliputi pembangunan pipa jaringan distribusi utama dari WTP Batang Agam untuk pelayanan ke Kecamatan Payakumbuh Barat, pembangunan Reservoir Limbukan sebagai penambahan sumber air baku, serta pembangunan WTP Embung Bulakan guna meningkatkan cakupan dan kualitas layanan air minum masyarakat.

Di sektor prasarana transportasi, turut diusulkan peningkatan jalan yang meliputi Jalan Rky Rasuna Said, Jalan Kaluwek, Jalan Singa Harau I, dan Jalan Singa Harau II dengan total usulan anggaran sebesar Rp36,98 Miliar, untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian Kota Payakumbuh.

Dinas PUPR Kota Payakumbuh menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan utama dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur strategis secara menyeluruh.

Oleh karena itu, dukungan dan kolaborasi pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan kementerian terkait sangat diharapkan agar pembangunan dan pemulihan infrastruktur dapat segera terlaksana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Payakumbuh. (*)

Berita Terkait

Febriadi Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi
Afviandi: Idulfitri Momentum Kembali Fitrah dan Menguatkan Kepedulian Sosial
Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan
Amanah Zakat Umat Tersalurkan, BAZNAS Payakumbuh Distribusikan Sembako Rp574 Juta
Ryan Made Hanesty Koordinir Penyaluran 10 Ton Beras Bantuan Arisal Aziz di Payakumbuh
Ryan Made Hanesty Gelar Reses di Dapil III, Serap Aspirasi Warga Payakumbuh Timur dan Selatan
Tim Safari Ramadhan DPW NasDem Sumbar Sambangi Payakumbuh, Perkuat Soliditas Kader
Buka Puasa Bersama Wartawan, Zeki Oktariza Karina Ajak Media Kawal Pembangunan Payakumbuh

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:04 WIB

Febriadi Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

Kamis, 19 Maret 2026 - 07:33 WIB

Afviandi: Idulfitri Momentum Kembali Fitrah dan Menguatkan Kepedulian Sosial

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:50 WIB

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:52 WIB

Amanah Zakat Umat Tersalurkan, BAZNAS Payakumbuh Distribusikan Sembako Rp574 Juta

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:12 WIB

Ryan Made Hanesty Koordinir Penyaluran 10 Ton Beras Bantuan Arisal Aziz di Payakumbuh

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB