BPBD Sumbar Catat Luasan Karhutla Capai 1.000 Hektar

- Editor

Rabu, 6 Agustus 2025 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbar, — Badan Penanggulangan Bencanan Daerah atau BPBD Sumbar mencatat luasan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla hingga pertengahan tahun 2025 mencapai 1.119,37 hektar.

Data tersebut dikeluarkan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Sumbar akhir Juli 2025 berdasarkan situs Sipongi yakni sistem pemantauan Karhutla yang dikelola Kementerian Kehutanan RI.

Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Rudy Rinaldy menyebutkan ribuan hektar wilayah yang terdampak tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota di Sumbar. Karhutla paling besar yaitu di Kabupaten Limapuluh Kota seluas 886,87 hektar dan , dan Kabupaten Sijunjung 108,5 hektar.

BPBD bersama BMKG juga telah menggelar operasi modifikasi cuaca hujan buatan untuk memadamkan karhutla, terutama di daerah dengan titik api paling banyak.

Baca Juga :  Adel Wahidi Terpilih jadi Kepala Ombudsman Sumbar, Bakal Dilantik 3 Februari

Rudy mengatakan dari hasil rapat evaluasi bersama tersebut diketahui pelaksanaan operasi modifikasi cuaca menunjukkan hasil yang signifikan. Pasalnya, sejak operasi dilaksanakan jumlah Karhutla di Sumbar sudah mendekati nol kejadian, terutama di daerah Limapuluh Kota dan Kabupaten Solok.

“Alhamdulillah, modifikasi cuaca yang kita lakukan, oleh BNPB dan BMKG berjalan lancar dan hasilnya luar biasa. Ada penekanan yang luar biasa, sehingga Karhutla tadi dilaporkan sudah mendekati nol,” ujarnya.

Sementara itu, BPBD masih melaporkan sejumlah titik api karhutla dalam beberapa hari terakhir. Seperti Kabupaten Solok 14 hektare lahan terbakar pada Minggu (3/8) pukul 15.25 waktu setempat. Lahan tersebut berada di 4 kecamatan yakni Kecamatan Junjung Sirih, Kecamatan X Koto Singkarak, Kecamatan Kubung, dan Kecamatan X Koto Diatas.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah, Tekan Lonjakan Harga Jelang Idul Fitri 1447H

Kemudian di Tanah Datar, karhutla terjadi pada Minggu (3/8), pukul 21.00 WIB. Lokasi kejadian berada di Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan. Luas lahan terbakar sekitar 2 ha. Pada hari yang sama, api berhasil dipadamkan petugas gabungan.

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Pasaman seluas 200 ha yang berada di Nagari Lubuak Layang, Kecamatan Rao Selatan terbakar pada Jumat (1/8). Jalur api terpantau sepanjang 15 km. BPBD Kabupaten Pasaman bersama instansi terkait meninjau ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan mengantisipasi kebakaran meluas ke pemukiman rakyat. (*)

Berita Terkait

Keterbatasan APBD, Pemko Payakumbuh Jemput Anggaran Pusat Untuk Pembangunan Infrastruktur Kota
Jelang Muswil X PPP Sumbar, DPC Kota Payakumbuh Tegaskan Komitmen Konsolidasi Partai
H. Ilson Cong Ucapkan Selamat HPN 2026 dan HUT ke-4 Faktasumbar
Anak Nagari Sungai Kamuyang Temui Inspektorat, Desak Hasil Audit Dibuka
Minggu Depan, Pengungsi Mulai Tempati Huntara di Limapuluh Kota
Bukik Nyunyuang Baru Viral, Pengunjung Resah: Perilaku Tak Pantas Dinilai Cemari Ruang Publik
Anggota DPR RI Cindy Monica Salurkan Bantuan Pertanian untuk 3.000 Hektare Sawah di Limapuluh Kota
Pengukuhan NasDem Payakumbuh, Target Elektoral 2029 Mulai Dipanaskan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:26 WIB

Keterbatasan APBD, Pemko Payakumbuh Jemput Anggaran Pusat Untuk Pembangunan Infrastruktur Kota

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:39 WIB

Jelang Muswil X PPP Sumbar, DPC Kota Payakumbuh Tegaskan Komitmen Konsolidasi Partai

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:07 WIB

H. Ilson Cong Ucapkan Selamat HPN 2026 dan HUT ke-4 Faktasumbar

Senin, 26 Januari 2026 - 14:16 WIB

Anak Nagari Sungai Kamuyang Temui Inspektorat, Desak Hasil Audit Dibuka

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:13 WIB

Minggu Depan, Pengungsi Mulai Tempati Huntara di Limapuluh Kota

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB